Crossing the Blues

Tuesday, December 28, 2010

Dampak Negatif Minyak Goreng

Minyak goreng memang termasuk dalam kebutuhan sehari-hari. Bahkan, minyak goreng termasuk dalam sembako atau sembilan bahan pokok sehari-hari. Namun, terkadang kebanyakan orang tidak menyadari dampak penggunaan minyak goreng terhadap kesehatan jika digunakan tak sesuai kaedah kesehatan.

Misalnya dengan menggunakan minyak goreng berulang-ulang, hal ini jelas miliki pengaruh buruk bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kanker. Berikut ini ada beberapa penjelasan mengenai cara atau tips memilih minyak goreng dan mencegah dampak negatifnya.

Pilihlah minyak goreng yang sesuai dengan kebutuhan, jangan lupa baca label dan informasi yang lengkap. Bagi yang memiliki kadar kolesterol darah tinggi, hendaknya memilih minyak yang banyak mangandung asam lemak tidak jenuh seperti minyak jagung dan minyak kedelai. Jangan memilih minyak goreng hanya dengan warna dan penampilan.

Minyak yang jernih tak selalu lebih baik dari minyak yang berwarna kuning pekat. Warna dipengaruhi oleh karotenoid dan komponen lain dalam minyak. Dalam beberapa hal karotenoid sangat menguntungkan bagi kesehatan. Sedapat mungkin bahan pangan yang digoreng menggunakan minyak yang sedikit. Hal ini menghindari penyerapan minyak yang berlebihan dan menghindari pemakaian minyak yang berulang-ulang.

Agar minyak goreng tidak mudah rusak, sebaiknya panas yang digunakan tidak terlalu tinggi. Simpan minyak goreng di tempat yang tertutup rapat, dingin dan terhindar dari panas matahari. Dengan demikian minyak goreng terhindar dari oksidasi dan tidak mudah tengik.

Bersihkan penggorengan dengan deterjen sehingga bebas dari kerak dan kotoran lainnya. Jangan membiasakan menggunakan minyak bekas. Untuk mencegah kadar minyak yang berlebihan pada makanan gorengan, tiriskan makanan tersebut secara sempurna sebelum dimakan.