Crossing the Blues

Monday, December 27, 2010

Kasihan Perempuan ini Minta Berhubungan Seks, Malah Dipukuli Suami

Sial benar nasib Meli,24, warga Astanaanyar, Kota Bandung. Sudah tak tahan ingin ‘bermain seks’ dengan sang suami Agus,35, Rabu dini hari, sang isteri malah dikasih bogem mentah oleh suami. Karuan saja, birahi yang sudah menggebu-gebu ingin ditumpahkan, akhirnya hilang seketika saat sang suami malah marah dan memukulinya.

” Saya nyesal pak polisi, hanya minta jatah alias nafkah seks ke suami bukannya dilayani malah dipukul. Sudah tiga hari suami tak memberi jatah,” kata dia sambil menetskan air mata merasakan sakit akibat luka tinjuan suami.



Dia menceritakan, Rabu dini hari, suaminya Agus, masuk rumah setelah berbisnis ria dengan teman-temannya. Korban mengaku ketika suami masuk kamar dia terbangun dan langsung menyambut sang arjuna di tempat tidur. Dengan penuh dekapan yang hangat, Meli pun mengajukan permohanan untuk segera ‘deeksekusi’ karena sudah tiga hari tak diberi jatah. Namun, lanjutnya, sangat terkejut, saat meminta belaian dan rasa kasih sayang, malah suaminya terbalik menyambut dengan layangan bogem mentah ke weajah sang isteri. ” Saat ditampar dan dipukul saya menjerit. Ketika melihat di cermin ternyata di wajah ada luka bekas pukulan,” kata dia.

Buntut dari penganiayaan sang suami, Rabu pagi sekira pukul 09.00 Meli nekat melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Astanaanyar dengan delik penganiayaan. Setelah membuat laporan korban diajak polisi utnuk mengambil visum ke RSHS bandung sebagai bukti penganiyaaan. Korban menegaskan, melaporkannya kejadian itu ke polisi tiada lain ingin memberi pelajaran kepada suami supaya tak semena-semna ke isteri. ” Sekaligus memberikan efek jera,”. Korban menyesali perbuatan sang suami. Dia menegaskan ,merengek ke suami itu bukan minta jatah biaya dapur, melainkan hanya meminta jatah belaian dan nafkah bathin. ” Saya tak menyangka suami akan berbuata seperti itu,” ujarnya.

Berbekal laporan tadi, sejumlah polisi Polsek Astanaanyar, bergegas meluncur ke rumah korban di Astanaanyar Bandung. Sekira pukul 11.00 sang suami Agus ditangkap saat diasedang tidur pulas. ” Kami menangkap Agus sebagai tersangka penganiayaan. Landasannya laporan isteri yang mengalami luka di wajah dan hisungnya. Dia akan dijerat pasal penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga,” kata seorang penyidik. Dihadapan polisi tersangka Agus mengaku terus-terang melakukan penganiayaan itu sama sekali diluar kesadaran. Saat korban meminta jatah seks, dia menegaskan ada dalam kondisi lelah dan tak bergairah untuk melayaninya. ” saya khilaf, pak polisi,” ujarnya singkat.

Saat ditanya penyidik, tersangka Agus mempaparkan, saat isterinya merengek minta nafkah bathin, dia sempat meminta supaya bersabar dulu karena mau mandi supaya permainan lebih seru. Namun, paparnya, sang isteri nampak tak sadar kemudian dia marah dan melemparkan sepatu ke tubuh tersangka. Dengan melayangnya sepatu tadi, tersangka Agus tiba-tiba marah. Dia malah langsung menganiaya isterinya dengan cara melayangkan bogem mentah ke wajah dan hisung. ” Saya sudah pasrah, pak polisi. Melakukan perbuatan it karena khilaf dan terpancing perilaku isteri yang tak sabaran,” tandasnya.

poskota.com